Mendag Enggar Pantau Pasar Murah Di Pondok Pesantren

JABARNEWS | KOTA CIREBON – Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita, memantau jalannya pasar murah Ramadan di Pondok Pesantren Madinatunnajah, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Senin (29/5/2018). Selama bulan Ramadan, Kemendag bekerja sama dengan sektor swasta menggelar pasar murah di seluruh Indonesia.

“Tujuanrya, agar keluarga yang membutuhkan dapat membeli sembako dengan harga Iebih terjangkau. Paket sembako senilai Rp 100.000 dapat dibeli dengan hanya membayar Rp 50.000,” ungkap Enggar.

Baca Juga:  Tak Main-main, Persiraja Punya Tekad Menyulitkan Persib

Untuk Pondok Pesantren Madinatunnajah disediakan 1.000 paket sembako bagi masyarakat sekitar pesantren. Tiap paket sembako terdiri atas beras 5 kg, gula pasir 2 kg, minyak goreng 2 liter, dan sirop satu botol.

Mendag menegaskan, pasar murah bukanlah kegiatan bagi-bagi sembako. Warga tetap harus membelirya. Pendapatan yang diperoleh dari pasar murah akan disumbangkan kembali ke pesantren. Dengan begitu, selain membantu keluarga yang membutuhkan, masyarakat juga ikut serta membantu pesantren.

Baca Juga:  PPKM Darurat di Purwakarta, Muspika Pasawahan Rutin Gelar Operasi Yustisi

Pasar murah Ramadan merupakan bagian dari upaya menstabilkan harga kebutuhan pokok di momen bulan puasa dan Lebaran. Kegiatan ini juga merupakan bentuk tanggung jawab sosial (corporate social responsibility/CSR) perusahaan. Kemendag mendukung upaya perusahaan swasta dalam pasar murah untuk memberikan manfaat yang langsung bersentuhan dengan masyarakat.

Baca Juga:  Lakukan 5 Hal Ini Sebelum Memulai Segudang Aktivitas

“Semua ini tak lain bertujuan agar ibu-ibu tersenyum menyambut puasa dan Lebaran, serta saudam-saudara umat Muslim semakin khusu beribadah, tanpa beban pikiran karena dapat membeli bahan aokok dengan aarga terjangkau dan stabil,” kata Enggar. (One)

Jabarnews | Berita Jawa Barat