JABARNEWS | CIREBON – Pemerintah Kota Cirebon mengarahkan distribusi Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) sebagai strategi utama dalam menekan angka stunting, dengan fokus intervensi pada kelompok paling rentan. Program ini tidak sekadar pembagian makanan, tetapi dirancang sebagai langkah jangka panjang untuk memperbaiki kualitas sumber daya manusia.
Wakil Wali Kota Cirebon Siti Farida Rosmawati menegaskan, pendekatan yang digunakan mengedepankan intervensi gizi pada fase krusial pertumbuhan.
“Program ini dilaksanakan bukan hanya soal distribusi makanan, namun merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan Kota Cirebon,” kata Siti dalam keterangan yang diterima, Jumat (17/4/2026).
Ia menjelaskan, penanganan stunting difokuskan pada kelompok prioritas 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD. Ketiga kelompok ini dinilai berada pada fase emas pertumbuhan yang menentukan kondisi kesehatan di masa depan.
Menurutnya, persoalan gizi buruk dan stunting masih menjadi tantangan serius yang membutuhkan keterlibatan lintas sektor secara berkelanjutan.





