Daerah

Ada 40 Ribu Rutilahu di Jabar pada 2026, Skema Tender Rakyat Disebut Bisa Pangkas Biaya

×

Ada 40 Ribu Rutilahu di Jabar pada 2026, Skema Tender Rakyat Disebut Bisa Pangkas Biaya

Sebarkan artikel ini
Program bantuan rumah tidak layak huni atau rutilahu
Program bantuan rumah tidak layak huni atau rutilahu. (foto: istimewa)

JABARNEWS | BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat meluncurkan program renovasi besar-besaran terhadap sekitar 40 ribu rumah tidak layak huni (rutilahu) sepanjang 2026. Program ini menonjolkan pendekatan baru melalui skema “tender rakyat” yang diklaim mampu meningkatkan efisiensi sekaligus memberdayakan pelaku usaha lokal.

Baca Juga:  Aksi Tawuran Remaja Resahkan Warga Depok, Sajam hingga Sepeda Motor Tertinggal di Lokasi

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyebut, Jawa Barat menjadi daerah dengan alokasi terbesar dalam program nasional yang menargetkan 400 ribu unit rumah pada tahun ini.

Baca Juga:  Ridwan Kamil Upayakan Peningkatan Pemerataan dan Mutu Pelayanan Kesehatan Masyarakat di Jabar

Program tersebut diawali secara simbolis dengan renovasi 10 rumah di Kampung Kiaraeunyeuh, Desa Banyusari, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung.

Menurut Dedi, skema yang digunakan mengacu pada Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), di mana penerima manfaat secara langsung dilibatkan dalam proses pemilihan penyedia material.

Baca Juga:  Tak Hanya Dedi Mulyadi dan Iwan Bule, Penguasa Gerindra Jabar Ini Juga Ingin Maju di Pilgub Jabar 2024

“Melalui tender rakyat, kelompok penerima manfaat mengundang tiga toko bangunan terdekat untuk berkompetisi memberikan harga material paling kompetitif,” ujarnya.

Pages ( 1 of 3 ): 1 23