Nasional

Geger Kesurupan Massal, Karyawan Pabrik di Purwakarta Berteriak Histeris

×

Geger Kesurupan Massal, Karyawan Pabrik di Purwakarta Berteriak Histeris

Sebarkan artikel ini

JABARNEWS | PURWAKARTA – Tak ada hujan tak ada petir, sejumlah karyawan CV Solvi tiba-tiba berteriak histeris. Mereka menangis sejadi-jadinya yang membuat ketenangan di CV Solvi Indonesia berubah gaduh. Sejumlah karyawan yang berlokasi di Kampung Darangdan RT 18/05 Desa Darangdan, Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Senin (17/2/2020). Dugaan sementara, para karyawan tersebut mengalami kesurupan massal.

Salah seorang saksi mata, Rani (40) mengatakan, kejadian tersebut terjadi sekira pukul 11.00 WIB salah satu karyawan CV Solvi yang tengah berada di toilet tiba-tiba menangis histeris.

Baca Juga:  Ridwan Kamil akan Wujudkan Tiga Mimpi Presiden Jokowi Terkait Ekonomi, Begini Rumusnya

“Awalnya yang mengalami kerasukan hanya satu orang, tak lama kemudian beberapa karyawan lainnya kesurupan juga,” ungkap Rani.

Rani yang juga merupakan salah satu karyawan di pabrik tersebut menyebut, peristiwa kesurupan massal tersebut sebelumnya tak pernah terjadi.

Baca Juga:  Inilah Batas Pembebasan Bea Cukai Beli Barang Impor

“Sebagian sudah ada yang sadar dan masih ada yang dirawat di Puskesmas terdekat,” ujarnya.

Terpisah, Kapolsek Darangdan, AKP Subagyo, membenarkan peristiwa tersebut. Kapolsek menyebut, ada sebanyak tujuh Karyawan CV Solvi Indonesia yang mengalami kesurupan tersebut.

“Ada sedang termenung di depan pintu gudang area produksi kemudian, tiba-tiba menangis dan berteriak teriak tidak jelas seketika itu juga korban dibawa keluar rekan-rekan yang lain ke luar area gedung,” jelasnya.

Baca Juga:  Kerap Curi Ikan di Perairan RI, Menteri Edhy: Ada 28 Kapal Berbendera Vietnam

Tak lama kemudian, tambah dia, terjadi kerasukan kembali ke karyawan yang lain di dalam area gedung. Kemudian warga bersama sama membantu mengevakuasi para korban untuk selanjutnya dibawa ke Puskesmas Darangdan.

“Alhamdulilah korban kesurupan sudah bisa pulang ke rumah masing-masing setelah mendapatkan perawatan di puskesmas Darangdan,” pungkasnya. (Gin)

Tinggalkan Balasan