Nasional

Stasiun Bekasi Sempat Membludak, Tri: Hari Ini Cenderung Kondusif

×

Stasiun Bekasi Sempat Membludak, Tri: Hari Ini Cenderung Kondusif

Sebarkan artikel ini

JABARNEWS | BEKASI – Menyusul informasi padatnya antrean di Stasiun Kereta Api (KA) Bekasi di Jalan Juanda, Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahjono melakukan inspeksi mendadak (sidak) guna memantau antrean calon penumpang.

“Pada hari Senin (6/7) saya dapat informasi kalau di Stasiun KA Bekasi ini antreannya sangat panjang,” kata Tri di Stasiun Bekasi, Jawa Barat, Selasa (07/07/2020).

Dia menyebut kerumunan massa itu diakibatkan membludaknya jumlah penumpang KA yang sudah mendekati angka normal setelah sektor perekonomian di Ibu Kota negara Jakarta kembali beroperasi.

Baca Juga:  Duh! Ratusan Warga Terjaring Razia Masker di Cianjur, Prokes Diabaikan

“Pemberlakuan jam kerja belum maksimal di Ibu Kota. Harusnya Pak Menteri Perhubungan (Menhub) menambah gerbong kereta rel listrik (KRL). Selain itu, ada juga warga kita yang pulang di akhir pekan sehingga mereka memulai aktivitas kembali di hari Senin,” katanya.

Saat melakukan pemantauan, dirinya mengaku tidak melihat adanya antrean panjang seperti yang terjadi pada hari sebelumnya.

Baca Juga:  Libatkan Tokoh Agama dan Budaya, Kementerian PPN/Bappenas Pertajam Rancangan Awal RPJPN 2025-2045

“Pantauan kita sejak pukul 07.00 WIB pagi tadi cenderung kondusif, tidak seperti yang terjadi kemarin,” katanya.

Tri Adhianto juga menginstruksikan jajaran TNI dan Polri serta petugas stasiun KA untuk lebih tegas dalam menertibkan antrean terutama di Jalan Diklat yang berada tepat di depan stasiun.

“Bagaimanapun menjaga jarak fisik harus diterapkan, untuk itu perlu area yang lebih luas, salah satunya memanfaatkan jalan yang ada di depan parkiran stasiun,” katanya.

Baca Juga:  Pertahankan Eksistensi, Pengrajin Keramik Plered Terus Berinovasi Agar Lebih Menarik

Menurut dia koordinasi yang baik dan teratur dapat mencegah penumpukan penumpang sehingga mereka tidak saling berdesakan saat hendak memasuki area peron kereta api.

“Langkah ini sekaligus sebagai upaya meminimalisasi kemacetan yang kerap terjadi di sekitar stasiun akibat antrean penumpang kereta api,” demikian Tri Adhianto Tjahjono. (Red)

Tinggalkan Balasan