Video

Kampung Adat Mahmud, ‘Tanah Suci’ Umat Islam di Bandung

×

Kampung Adat Mahmud, ‘Tanah Suci’ Umat Islam di Bandung

Sebarkan artikel ini
Gapura Kampung Adat Mahmud. (foto: JMN Channel)

JABARNEWS | BOGORKampung Adat Mahmud mungkin tak seterkenal Kampung Naga di Tasikmalaya atau Kampung Adat Baduy di Banteng. Namun keberadaan Kampung Adat Mahmud di Desa Mekar Rahayu, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, ini juga memiliki nilai-nilai adat yang cukup tinggi.

Diketahui, Kampung Adat Mahmud saat ini dihuni oleh sekitar 200-an kepala keluarga di area seluas 4 hektare. Meski keberadaannya dikelilingi aliran Sungai Citarum, namun Kampung Mahmud tidak pernah terendam banjir.

Baca Juga:  Nia Purnakania: Sinergitas Pemerintah dan Masyarakat Menjadi Kunci Penting Kemajuan Desa Wisata

Adalah Eyang Dalem Haji Abdul Manaf, leluhur Kampung Mahmud yang memiliki peranan besar dalam penyebaran agama Islam di Bandung. Karenanya, kampung ini dikenal sebagai tanah sucinya umat Islam di Bandung.

Baca Juga:  Siapa Wanita Muda yang Selalu Bersama Dedi Mulyadi, Ibu Baru Nyi Hyang?

Sang pendiri tersebut ialah Embah Eyang Abdul Manaf, keturunan dari Syarif Hidayatuliah seorang wali yang berasal dari Cirebon. Ia mendirikan kampung tersebut di pinggir Sungai Citarum setelah pulang dari menunaikan Ibadah Haji.

Di zaman penjajahan, Kampung Mahmud sendiri telah dimanfaatkan sebagai tempat persembunyian yang cukup aman oleh masyarakat sekitar.

Baca Juga:  Datangi PPI 259 Firdaus Pangalengan, Uu Ruzhanul Ulum: Pesantren Harus Miliki Sumber Ekonomi

Sampai saat ini, masyarakat Kampung Mahmud sangat mencintai dan menghormati leluhurnya, dengan memelihara makamnya dengan baik, mengingat Kampung Mahmud pernah membawa pesan perlindungan kepada masyarakat agar terhindar dari para penjajah.

Selengkapnya bisa dilihat di JMN Channel. (red)

Tinggalkan Balasan