JABARNEWS | BANDUNG – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyuarakan keprihatinan atas lesunya sektor perhotelan di kotanya.
Ia menyebut, pengetatan anggaran yang melarang pelaksanaan rapat dinas di hotel menjadi salah satu penyebab utama anjloknya aktivitas di industri ini.
“Perhotelan merupakan sektor strategis di Bandung, baik sebagai penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) maupun penyerap tenaga kerja,” ujar Farhan di Balai Kota Bandung, Selasa, 10 Juni 2025.
Baca Juga: Vaksinasi Covid-19 di Cianjur Capai 70 Persen, Ada Hadiah Umroh untuk yang Belum Divaksin
“Sebagai pengguna anggaran daerah, kami berkewajiban memastikan APBD mampu menggairahkan ekonomi lokal,” sambungnya.





