DPRD Jabar

Fraksi PDIP Ungkap Alasan Absen di Persetujuan APBD Perubahan 2025, Soroti Hilangnya Hibah Pesantren

×

Fraksi PDIP Ungkap Alasan Absen di Persetujuan APBD Perubahan 2025, Soroti Hilangnya Hibah Pesantren

Sebarkan artikel ini
Fraksi PDI Perjuangan
Konferensi pers Fraksi DPRD Provinsi Jawa Barat di Gedung DPRD Jabar, Kota Bandung, Selasa (19/8/2025). (Foto: Rian/JabarNews).

JABARNEWS | BANDUNG – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Barat menjelaskan alasan tidak menghadiri rapat paripurna persetujuan APBD Perubahan 2025 pada Jumat (15/8/2025). Mereka menilai kebijakan anggaran Pemprov Jabar belum sepenuhnya konsisten dan kurang melibatkan DPRD dalam proses perumusannya.

Baca Juga:  DPRD Jabar dan Parlemen Shizouka Jepang Perkuat Kerjasama Industri Otomotif hingga Wisata Pendidikan

Ketua Fraksi PDIP Jabar, Ono Surono, menyoroti perubahan alokasi dana hibah untuk pondok pesantren. Semula sebesar Rp135 miliar di APBD 2025, namun dalam APBD Perubahan diganti dengan program beasiswa santri senilai Rp10 miliar.

“Kami melihat kebijakan ini belum sepenuhnya komprehensif dan konsisten,” ujar Ono di Bandung, Selasa (19/8/2025).

Baca Juga:  Mamat Rachmat Sebarluaskan Perda Kesehatan, Dorong Kualitas Pelayanan

Anggota Fraksi PDIP Doni Maradona Hutabarat menambahkan, perubahan APBD senilai Rp5,1 triliun dilakukan melalui delapan kali Peraturan Gubernur (Pergub) tanpa pembahasan bersama DPRD. Padahal, secara hierarki peraturan, Perda memiliki kedudukan lebih tinggi dibandingkan Pergub.

Baca Juga:  Efisiensi Anggaran! Inpres 1/2025 di Jawa Barat Jadi Role Model untuk Majalengka

Menurut Doni, langkah efisiensi belanja daerah yang ditempuh pemerintah provinsi belum terarah secara menyeluruh dan belum sepenuhnya selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo dan 17 program prioritas nasional.

Pages ( 1 of 2 ): 1 2