Nasional

Desak Tunjangan DPR Dihapus, PDI Perjuangan: Kalau Punya Empati Tak Ada Fasilitas dari Pajak Rakyat

×

Desak Tunjangan DPR Dihapus, PDI Perjuangan: Kalau Punya Empati Tak Ada Fasilitas dari Pajak Rakyat

Sebarkan artikel ini
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Said Abdullah menegaskan tunjangan DPR harus dihapus karena membebani pajak rakyat.
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Said Abdullah (Foto: Istimewa)

JABARNEWS | JAKARTA – PDI Perjuangan mendesak tunjangan DPR dihapus karena dinilai tidak pantas di tengah kondisi rakyat yang masih sulit.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Said Abdullah, menegaskan jika anggota DPR memiliki empati, seharusnya tidak ada lagi fasilitas berlebih yang bersumber dari pajak rakyat.

Baca Juga:  Ratusan Mahasiswa Geruduk DPRD Purwakarta, Tuntut DPR dan Copot Kapolri

Ia mengungkapkan politik bukan hanya soal rasionalitas dan kesepakatan, tetapi juga harus dilandasi nilai etik, empati, dan simpati.

Menurut Said, tunjangan DPR tidak bisa semata dilihat dari besaran nominal. Pemberiannya harus mempertimbangkan aspek etika dan kepatutan.

Baca Juga:  Menteri Eko: Pendamping Desa Harus Jadi Penggerak Pembangunan Desa

“Apakah dalam situasi seperti sekarang, ketika rakyat mempertanyakan kinerja DPR, di saat perekonomian rakyat serbasulit, patut anggota DPR tetap menerima tunjangan yang jumlahnya oleh ukuran rakyat kebanyakan sangat luar biasa?” kata Said dalam rilis pers, Sabtu (30/8/2025).

Baca Juga:  Tuai Kontroversi, PAN Copot Eko Patrio dan Uya Kuya dari DPR RI
Pages ( 1 of 3 ): 1 23