Daerah

Sembilan Siswa di Cianjur Diduga Keracunan Program Makan Bergizi Gratis, Dinkes Lakukan Uji Lab

×

Sembilan Siswa di Cianjur Diduga Keracunan Program Makan Bergizi Gratis, Dinkes Lakukan Uji Lab

Sebarkan artikel ini
Keracunan Makanan
Ilustrasi keracunan makanan. (Foto: iStockphoto).

JABARNEWS | CIANJUR – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur menurunkan tim khusus untuk menelusuri dugaan kasus keracunan yang menimpa sembilan siswa MTs Islamiyah di Kelurahan Sayang, Cianjur. Insiden ini terjadi setelah siswa menerima makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Plt Kepala Dinkes Cianjur, Made Setiawan, mengatakan pihaknya sudah mengambil sampel makanan dan muntahan siswa untuk dilakukan uji laboratorium di Bandung.

Baca Juga:  Sebanyak 3.399 Pelajar di Serdang Bedagai Nikmati Program Makan Bergizi Gratis

“Tim sudah mengambil sampel makanan dan muntah untuk dilakukan uji laboratorium, guna memastikan penyebab keracunan sembilan orang siswa yang langsung mendapat penanganan medis di RSUD Sayang Cianjur. Kondisinya sudah mulai pulih,” kata Made di Cianjur, Kamis (4/9/2025).

Baca Juga:  Ditjen PPKTrans Gandeng BUMD NTT Kembangkan Energi Listrik Biomassa di Kawasan Transmigrasi

Made memastikan seluruh siswa yang sebelumnya dirawat sudah diperbolehkan pulang. Mereka masih mendapat pengawasan dari tenaga kesehatan puskesmas hingga benar-benar dinyatakan sembuh total. Dinkes juga berkoordinasi dengan dinas terkait dan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk mengevaluasi distribusi makanan MBG.

Baca Juga:  Aep Syaepuloh Minta Pengelolaan Sampah di Karawang Dilakukan dengan Baik

“Berbagai upaya dilakukan agar ke depan tidak ada lagi kasus MBG menimpa siswa penerima manfaat. Kami akan melakukan evaluasi bersama guna memastikan makanan yang diberikan benar-benar layak konsumsi,” ujarnya.

Pages ( 1 of 2 ): 1 2