JABARNEWS | BANDUNG — DPRD Kota Bandung menyatakan dukungan terhadap penguatan anggaran olahraga catur di Kota Bandung. Pimpinan DPRD, Dr. H. Edwin Sanjaya, S.E., M.M., menegaskan bahwa pembinaan catur tidak semata mengejar prestasi, tetapi juga membangun karakter generasi muda.
“Bukan hanya prestasi, tapi yang lebih penting adalah membangun karakter,” ujar Edwin saat menghadiri pelantikan pengurus Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kota Bandung masa bakti 2025–2029, 17 Februari 2026.
Selain Edwin, acara tersebut juga dihadiri Ketua Komisi I DPRD Kota Bandung, Radea Respati. Momentum ini menjadi awal konsolidasi pembinaan catur lima tahun ke depan.
Catur dan Tantangan Kognitif Generasi Muda
Edwin menilai olahraga catur memiliki dimensi strategis. Ia menyebut catur mampu meningkatkan kemampuan berpikir dan memperkuat fungsi otak.
“Olahraga catur harus disebarluaskan, karena banyak manfaatnya, seperti meningkatkan kemampuan kognitif, otak, dan neuron,” ujarnya.
Menurut dia, setiap langkah dalam permainan catur melatih analisis. Pemain harus menghitung risiko. Mereka juga dituntut membaca pola lawan. Proses ini mendorong kerja otak secara aktif dan terstruktur.
Karena itu, ia menilai catur relevan di tengah tantangan degradasi kemampuan kognitif generasi muda. Arus informasi yang cepat, kata dia, perlu diimbangi dengan latihan berpikir mendalam. Catur menjadi salah satu sarana konkret.
Membangun Karakter, Bukan Sekadar Medali
Lebih jauh, Edwin menekankan bahwa pembinaan olahraga harus memiliki orientasi jangka panjang. Ia tidak ingin catur hanya dipandang sebagai ajang kompetisi.
“Bukan hanya prestasi, tapi yang lebih penting adalah membangun karakter,” katanya menegaskan.
Catur, lanjutnya, melatih kesabaran dan ketelitian. Pemain tidak bisa gegabah. Mereka harus disiplin dan konsisten. Selain itu, catur juga mengajarkan sportivitas. Kemenangan dan kekalahan diterima dengan sikap dewasa.
Nilai-nilai inilah yang dinilai penting bagi pembentukan generasi muda Bandung yang tangguh dan berintegritas.
Komitmen Penguatan Anggaran
Dukungan DPRD tidak berhenti pada pernyataan moral. Edwin memastikan lembaganya siap mendorong kebijakan anggaran yang lebih kuat untuk pembinaan catur.
“Kami di DPRD akan mendukung dan mendorong agar anggaran di Kota Bandung untuk olahraga ini bisa dikuatkan,” tutupnya.
Penguatan anggaran dinilai krusial. Dana tersebut dapat digunakan untuk pembinaan atlet, penyediaan fasilitas latihan, serta penyelenggaraan turnamen rutin. Dengan sistem yang terstruktur, potensi pecatur muda dapat berkembang optimal.
Konsolidasi Pengurus Percasi 2025–2029
Pelantikan pengurus Percasi Kota Bandung masa bakti 2025–2029 menjadi titik awal penguatan organisasi. Struktur kepengurusan baru diharapkan mampu memperluas pembinaan hingga tingkat sekolah dan komunitas.
Sinergi antara legislatif dan organisasi olahraga dinilai penting. Kolaborasi ini membuka peluang lahirnya program berkelanjutan, bukan sekadar kegiatan seremonial.
Dengan dukungan kebijakan dan anggaran yang terarah, catur berpeluang menjadi bagian dari strategi pembangunan sumber daya manusia di Kota Bandung.(Red)





