JABARNEWS | BANDUNG – Bencana tanah longsor melanda kawasan Kampung Pasir Eurih, Desa Wangunsari, Kecamatan Sindangkerta, Sabtu (11/4/2026) malam. Longsor terjadi dalam dua gelombang setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut dengan intensitas tinggi.
Camat Sindangkerta, Agus Achmad Setiawan, menjelaskan gelombang pertama terjadi sekitar pukul 18.00 WIB, disusul longsor kedua pada pukul 19.00 WIB. Warga sempat mendengar suara ledakan sebelum material tanah bergerak.
“Awalnya memang ada hujan deras dengan intensitas tinggi,” kata Agus dalam keterangan yang diterima, Selasa (14/4/2026).
Material longsoran berupa lumpur, tanah, dan bebatuan besar meluncur dari lereng Gunung Ranggasena dengan ketinggian sekitar 200 hingga 300 meter. Aliran material menutup area persawahan dan mendekati permukiman warga.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, material longsor tercatat menimbun lahan sawah seluas sekitar 2.000 meter persegi dan sempat mencapai halaman dua rumah warga.





