JABARNEWS | BANDUNG – Waktu kian menipis bagi calon pemudik yang berharap pulang kampung tanpa biaya. Kuota mudik gratis Pemerintah Provinsi Jawa Barat tersisa 660 kursi dari total 3.040 yang disediakan pada Idul Fitri 2447 H tahun 2026. Angka itu menjadi penanda tingginya antusiasme masyarakat sekaligus alarm bagi yang belum mendaftar.
Kini, hanya tiga rute yang masih bisa dipesan: Bandung–Sukabumi, Bogor–Pelabuhan Ratu, dan Bogor (Cileungsi)–Bandung. Selebihnya telah ludes. Siapa cepat, dia berangkat.
Kuota Tersisa 660, Tinggal Tiga Rute Aktif
Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat, Dhani Gumelar, memastikan kuota yang tersedia kian terbatas.
“Rinciannya, rute Bandung ke Sukabumi tersisa 288 kuota, Bogor ke Pelabuhan Ratu 156 kuota, Bogor (Cileungsi) ke Bandung 216 kuota,” kata Dhani, Selasa (3/3/2026).
Dengan demikian, total kuota yang masih dapat dipesan berjumlah 660 kursi. Angka ini jauh menyusut dibandingkan kuota awal sebanyak 3.040 kursi.
Sementara itu, rute lain telah habis dipesan. Antara lain Bekasi–Tasikmalaya, Bandung–Solo, Bandung–Wonogiri, Bandung–Yogyakarta, serta Bekasi–Bandung.
Tak hanya itu. Tiket juga ludes untuk rute Bandung–Ciledug, Bandung–Semarang, Bandung–Solo, Bandung–Sragen, Bandung–Yogyakarta (Jasa Raharja), Yogyakarta–Bandung, hingga Bekasi–Purbalingga.
Lonjakan permintaan ini menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap transportasi mudik yang aman dan terjangkau.
Cara Daftar Lewat Aplikasi Sapawarga
Pemerintah Provinsi Jawa Barat membuka pendaftaran sejak 11 Februari 2026. Masa pendaftaran akan berakhir pada 12 Maret 2026.
Masyarakat wajib mendaftar melalui aplikasi Sapawarga. Sistem ini mengharuskan calon pemudik mengisi data diri secara lengkap.
Data yang diminta meliputi:
- Nama lengkap
- Nomor Induk Kependudukan (NIK)
- Alamat
- Nomor Kartu Keluarga
- Tanggal lahir
- Rute keberangkatan
Selanjutnya, pemilihan tanggal keberangkatan dilakukan saat aktivasi tiket pada 1–12 Maret 2026.
Artinya, meski kuota tersedia, calon peserta tetap harus menyelesaikan proses aktivasi agar tiket dinyatakan sah.
Siapa yang Berhak Mengikuti?
Program ini menyasar warga berdomisili di Jawa Barat yang akan mudik ke luar provinsi. Namun demikian, warga di luar Jawa Barat yang ingin pulang ke Jawa Barat juga diperbolehkan mengikuti program ini.
Kebijakan ini memperluas akses. Sekaligus membuka peluang mobilitas dua arah menjelang Idulfitri 1447 Hijriah.
Jadwal Keberangkatan dan Titik Kumpul
Bagi warga yang telah memesan tiket, keberangkatan dijadwalkan pada 13, 14, dan 15 Maret 2026.
Adapun titik keberangkatan berada di:
- Terminal Leuwipanjang, Bandung
- Terminal Cikarang
- Kota Bekasi
Sebanyak 74 bus telah disiapkan untuk mengangkut peserta mudik gratis tahun ini.
Dengan armada tersebut, pemerintah berharap distribusi penumpang berlangsung tertib dan tepat waktu.
Dampak Ekonomi dan Lalu Lintas
Program mudik gratis bukan sekadar agenda tahunan. Program ini berfungsi sebagai intervensi sosial.
Pertama, masyarakat dapat berhemat karena tidak perlu mengeluarkan biaya transportasi.
Kedua, penggunaan bus secara kolektif berpotensi menekan penggunaan kendaraan pribadi.
Ketiga, kepadatan lalu lintas saat arus mudik dapat ditekan.
Karena itu, percepatan pendaftaran menjadi krusial sebelum kuota benar-benar habis.
Infografis. Mudik Gratis Jabar 2026
- Total Kuota: 3.040 kursi
- Sisa Kuota: 660 kursi
- Rute Tersedia:
- Bandung → Sukabumi (288)
- Bogor → Pelabuhan Ratu (156)
- Bogor/Cileungsi → Bandung (216)
- Pendaftaran: 11 Februari – 12 Maret 2026
- Aktivasi Tiket: 1 – 12 Maret 2026
- Keberangkatan: 13 – 15 Maret 2026
- Armada: 74 bus
- Daftar melalui: Aplikasi Sapawarga
Tips Survival Mudik 2026
1. Tips Menghindari Macet
- Hindari perjalanan pada H-1 menjelang keberangkatan.
- Datang lebih awal ke terminal minimal 60–90 menit sebelum jadwal.
- Pantau informasi lalu lintas dari kanal resmi Dishub.
2. Checklist Administrasi
- Pastikan NIK dan KK valid.
- Simpan bukti pendaftaran digital.
- Lakukan aktivasi tiket tepat waktu.
- Siapkan kartu identitas fisik saat keberangkatan.
3. Prediksi Situasi Arus Mudik
- H-3: Lonjakan mulai terasa, tetapi masih terkendali.
- H-1: Titik terminal dan jalur arteri berpotensi padat.
- H+1: Arus balik awal mulai bergerak, kepadatan sporadis.
Masyarakat perlu bergerak cepat. Sebab, jika 660 kursi terakhir terisi, peluang mudik gratis 2026 resmi tertutup. (Red)





