JABARNEWS | BANDUNG – Gelombang operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menyasar kepala daerah yang belum genap dua tahun menjabat. Sejak pelantikan hasil Pilkada 2025, setidaknya delapan pejabat daerah sudah diamankan dalam kasus dugaan korupsi.
Nama terakhir yang masuk daftar adalah Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq.
Rabu, 4 Maret 2026, KPK mengonfirmasi penindakan terbaru tersebut. Fadia diduga terlibat dalam pengaturan proyek pengadaan barang dan jasa, termasuk tenaga outsourcing di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan.
Ia diamankan pada Selasa dini hari, 3 Maret 2026. Dari operasi itu, penyidik membawa 11 orang untuk diperiksa, termasuk Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan Mohammad Yulian Akbar.
KPK menyebut telah menetapkan tersangka, tetapi belum mengumumkan identitasnya.
Kasus Fadia menambah panjang daftar kepala daerah yang tersandung OTT setelah dilantik pada 2025. Berikut rangkumannya:





