JABARNEWS | CIANJUR – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Kabupaten Cianjur selama dua hari terakhir dan menyebabkan kerusakan ratusan rumah warga.
Data sementara dari BPBD Kabupaten Cianjur mencatat sebanyak 120 rumah terdampak, dengan 17 di antaranya mengalami kerusakan berat.
Sekretaris BPBD Cianjur, Asep Sudrajat, menyebut kondisi terparah terjadi di Kecamatan Haurwangi, di mana angin kencang juga menyebabkan sedikitnya 11 pohon besar tumbang.
“Kami masih melengkapi pendataan kerusakan akibat cuaca ekstrem yang masih melanda Cianjur selama dua hari terakhir,” kata Asep dalam keterangan yang diterima, Selasa (14/4/2026).
Meski tidak ada korban jiwa, dampak kerusakan memaksa sebagian warga mengungsi. Sedikitnya 17 kepala keluarga harus meninggalkan rumah mereka yang rusak berat dan nyaris rata dengan tanah.





