Ragam

Sudah 8 Kepala Daerah Hasil Pilkada 2025 Terjerat OTT KPK, Ini Daftarnya

×

Sudah 8 Kepala Daerah Hasil Pilkada 2025 Terjerat OTT KPK, Ini Daftarnya

Sebarkan artikel ini
Operasi Tangkap Tangan atau OTT Hakim PN Depok oleh penyidik KPK
Gedung Merah Putih KPK di Jakarta (Foto: Net)

JABARNEWS | BANDUNG – Gelombang operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menyasar kepala daerah yang belum genap dua tahun menjabat. Sejak pelantikan hasil Pilkada 2025, setidaknya delapan pejabat daerah sudah diamankan dalam kasus dugaan korupsi.

Baca Juga:  Kode Keras! Keluar dari Penjara, Dada Rosada Siap Kembali Terjun ke Politik

Nama terakhir yang masuk daftar adalah Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq.
Rabu, 4 Maret 2026, KPK mengonfirmasi penindakan terbaru tersebut. Fadia diduga terlibat dalam pengaturan proyek pengadaan barang dan jasa, termasuk tenaga outsourcing di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan.

Baca Juga:  Penjelasan Kemenkeu Soal Pajak 12 Persen pada Uang Elektronik hingga Qris

Ia diamankan pada Selasa dini hari, 3 Maret 2026. Dari operasi itu, penyidik membawa 11 orang untuk diperiksa, termasuk Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan Mohammad Yulian Akbar.

Baca Juga:  Mengenal Vita Alamsyah, Insinyur Berhijab Perusahaan Elon Musk Asal Indonesia

KPK menyebut telah menetapkan tersangka, tetapi belum mengumumkan identitasnya.

Kasus Fadia menambah panjang daftar kepala daerah yang tersandung OTT setelah dilantik pada 2025. Berikut rangkumannya:

Pages ( 1 of 4 ): 1 234