JABARNEWS | BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung memperketat pengawasan kebersihan di sejumlah titik keramaian pedagang kaki lima (PKL). Langkah ini diambil menyusul lonjakan volume sampah yang dinilai cukup signifikan dalam beberapa waktu terakhir.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan tidak akan segan menutup lokasi berjualan apabila ditemukan pedagang yang meninggalkan sampah usai beraktivitas.
Ia mengungkapkan, peningkatan sampah di Kota Bandung saat ini mencapai sekitar 20 persen. Lonjakan tersebut dipicu oleh tingginya aktivitas belanja masyarakat serta meningkatnya jumlah PKL di sejumlah kawasan.
Menurut Farhan, pemerintah tengah melakukan penyesuaian dalam sistem pengangkutan sampah untuk mengatasi kondisi tersebut. Ia menyebut situasi saat ini cukup menantang karena volume sampah yang terus bertambah.
Sejumlah titik menjadi perhatian khusus, di antaranya kawasan Dalem Kaum, Alun-alun Bandung, Ujungberung, Trunojoyo, area sekitar Taman Pramuka (Citarum), hingga Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat.





