JABARNEWS | BANDUNG – Penguatan sistem penanganan kesehatan satwa di Bandung Zoo terus dilakukan melalui kolaborasi lintas lembaga yang melibatkan praktisi veteriner dan instansi terkait. Pendekatan ini difokuskan pada peningkatan standar medis serta penerapan prinsip kesejahteraan satwa (animal welfare).
Tim veteriner dari Vantara terlibat dalam diskusi teknis bersama tim gabungan yang terdiri dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bandung, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam, serta tenaga medis dari RSH Cikole dan internal Bandung Zoo.
Diskusi tersebut diarahkan untuk menyamakan persepsi dan memperkaya pendekatan penanganan kesehatan satwa berbasis pertimbangan medis yang komprehensif. Pertukaran pengalaman antarpraktisi dinilai penting untuk memastikan setiap tindakan mengacu pada praktik terbaik.
Kepala DKPP Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar, memastikan kondisi satwa saat ini dalam pengawasan intensif dan relatif terkendali.
“Penanganan satwa dilakukan oleh tim dokter hewan secara terkoordinasi dan terus dipantau perkembangannya. Secara umum kondisi satwa dalam keadaan terkendali dan seluruh langkah penanganan dilakukan berdasarkan pertimbangan medis yang komprehensif,” kata Gin Gin dalam keterangan yang diterima, Jumat (1/5/2026).
Ia menegaskan, kolaborasi lintas pihak masih menjadi kebutuhan penting untuk menjaga kualitas layanan kesehatan satwa, terutama dalam menghadapi dinamika kondisi lingkungan dan potensi penyakit.





