JABARNEWS | BOGOR – Pemerintah Kota Bogor kembali melanjutkan penataan kabel utilitas dengan memindahkan jaringan udara ke bawah tanah. Pada 2026, sepanjang 32 kilometer kabel ditargetkan beralih ke sistem bawah tanah.
Wali Kota Bogor, Dedie Rachim, menyebut langkah ini sebagai bagian dari upaya mempercantik kota sekaligus mendukung program nasional penataan lingkungan perkotaan.
Menurut Dedie, penataan tersebut selaras dengan konsep kota “asri” yang mencakup aspek aman, sehat, bersih, dan indah.
“Ini untuk menata Kota Bogor supaya lebih asri. Asri itu merupakan program dari Bapak Presiden, yaitu Aman, Sehat, Resik, dan Indah. Salah satu arahan yang disampaikan kepada para pimpinan daerah adalah penataan billboard, videotron, dan juga kabel udara,” ujar Dedie usai melakukan penertiban kabel udara di Jalan Sudirman, Kota Bogor pada Senin 30 Maret 2026.
Arahan ini, kata dia, juga mencakup penertiban berbagai elemen visual kota, termasuk papan reklame, videotron, hingga kabel yang menjuntai di udara.





