Berdasarkan kajian BMKG, dua segmen itu berpotensi memicu gempa hingga magnitudo 5,5.
Proyeksi peta guncangan (shakemap) memperlihatkan gempa dapat dirasakan warga dengan intensitas V sampai VI MMI (Modified Mercalli Intensity), dengan percepatan tanah mencapai 62–120 gal.
Getaran pada level tersebut bisa menimbulkan kerusakan ringan, mulai dari plester tembok yang rontok hingga cerobong asap pabrik yang retak atau patah.
“Getarannya akan dirasakan seluruh penduduk Bandung Barat. Banyak yang akan kaget dan berhamburan keluar rumah,” ujar Teguh.





