Daerah

BNPB Perkirakan Potensi Bencana Hidrometeorologi Meningkat dari Juli hingga September

×

BNPB Perkirakan Potensi Bencana Hidrometeorologi Meningkat dari Juli hingga September

Sebarkan artikel ini
bencana alam
Ilustrasi bencana alam. (Foto: Dok. JabarNews).
Ilustrasi bencana alam. (Foto: Dodi/JabarNews).

Masyarakat diminta tetap siaga dan waspada di daerah-daerah yang rawan kebakaran hutan, juga pada daerah-daerah yang rawan banjir.

BNPB secara frekuentatif atau secara berkala mengirimkan pesan-pesan kesiapsiagaan peringatan dini dan upaya-upaya mitigasi yang harus dilakukan kepada pemerintah daerah.

Namun Abdul mengatakan hal yang paling penting sebenarnya adalah kesiapsiagaan masyarakat. Misalnya pada masyarakat yang berada di sepanjang aliran sungai, atau masyarakat yang bertempat tinggal di daerah-daerah yang dekat dengan tebing dengan kecuraman yang tinggi.

Baca Juga:  Sebanyak 25 Makam di TPU Sirnaraga Kota Bandung Terdampak Longsor

Jika terjadi hujan lebih dari satu jam, dan jarak pandang antar rumah tetangga tidak terlihat, maka dipastikan hujan berintensitas tinggi. Dari sana, warga diminta untuk inisiatif mengevakuasi diri ke tempat lebih aman, karena daerah hulu debit airnya sudah sangat banyak.

Baca Juga:  Sejumlah Warga di Bogor Mengungsi Setelah Diterjang Bencana Angin Kencang

“Karena pastinya di daerah hulu sana debit airnya sudah sangat banyak. Artinya sangat berpotensi di daerah aliran sungai ini debitnya bertambah, kemudian meluap atau daerah-daerah kemiringan, mungkin ada saturasi air yang berpotensi menyebabkan longsor. Inisiatif masyarakat ini yang perlu kita bangun terus,” tandasnya. (Red)

Baca Juga:  Duh! Lima Hektar Sawah di Palabuhanratu Sukabumi Tertimbun Longsor
Pages ( 2 of 2 ): 1 2

Tinggalkan Balasan