Salah satu kerusakan terjadi di Kecamatan Pakenjeng, di mana jembatan dilaporkan terputus. Selain itu, longsor juga sempat menutup jalur utama lintas selatan Garut.
Meski demikian, Aah memastikan penanganan darurat dilakukan secara cepat melalui kolaborasi lintas instansi, sehingga akses transportasi dapat segera kembali normal.
“Alhamdulillah dalam semalam jalur sudah bisa dilalui kembali, karena ditangani bersama oleh PU provinsi, PU kabupaten, relawan, BPBD, hingga Damkar,” katanya.
Terkait kemungkinan peningkatan status menjadi tanggap darurat, pihaknya menyebut masih dalam pembahasan bersama berbagai instansi. Saat ini, fokus utama adalah memperkuat kesiapsiagaan dan respons cepat terhadap setiap kejadian.
BPBD juga terus menggencarkan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat, baik melalui media sosial maupun secara langsung, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana.





