Daerah

Dedi Mulyadi Instruksikan Identifikasi Ruang Kelas Rusak Pasca Ambruknya SMKN 1 Cileungsi

×

Dedi Mulyadi Instruksikan Identifikasi Ruang Kelas Rusak Pasca Ambruknya SMKN 1 Cileungsi

Sebarkan artikel ini
Dedi Mulyadi hadiri kegiatan APDESI membahas rencana desa di Jabar punya saham Bank BJB mulai 2028.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (Foto: Istimewa)

JABARNEWS | BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menginstruksikan seluruh kepala sekolah SMA dan SMK negeri di wilayahnya untuk segera mengidentifikasi ruang kelas yang rusak atau berpotensi roboh. Langkah ini diambil menyusul insiden ambruknya bangunan SMKN 1 Cileungsi, Kabupaten Bogor, pada Rabu (10/9) pagi.

Baca Juga:  Refleksi Akhir Tahun 2024: Gubernur Baru, Target Baru

“Saya meminta kepala sekolah untuk mengidentifikasi ruang kelas yang rusak, yang berpotensi roboh, yang mengganggu kenyamanan anak-anak kita untuk belajar. Segera dilaporkan karena pemerintah provinsi akan segera melakukan pembangunan pada tahun ini juga,” ujar Dedi melalui akun resmi media sosialnya.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Akan Audit BUMD, Bakal Tutup yang Bermasalah

Ia menegaskan, evaluasi ini penting dilakukan agar insiden serupa tidak kembali terjadi. Dedi menargetkan pembangunan ruang kelas hasil evaluasi bisa dimulai dan diselesaikan pada tahun anggaran berjalan, yakni September hingga Desember 2025.

Menurutnya, ambruknya atap sekolah di Cileungsi menjadi pelajaran berharga karena kualitas bangunan yang buruk. Padahal, gedung tersebut baru dibangun pada 2016.

Baca Juga:  Fokus Tuntaskan Stunting di Jabar, Dedi Mulyadi Maksimalkan Peran PKK dan Desa

“Dipastikan kualitas pembangunannya buruk kalau sampai atapnya roboh. Untuk itu saya juga sudah meminta inspektorat melakukan pemeriksaan, termasuk siapa yang dulu membangunnya,” tegas Dedi.

Pages ( 1 of 2 ): 1 2