Daerah

Dedi Mulyadi Larang Hajatan Mewah, Gen Z Diminta Nikah Sederhana Tanpa Paksaan Biaya

×

Dedi Mulyadi Larang Hajatan Mewah, Gen Z Diminta Nikah Sederhana Tanpa Paksaan Biaya

Sebarkan artikel ini
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi tinjau banjir Bojongsoang dan umumkan bantuan relokasi Rp10 juta per KK
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (Foto: Istimewa)

Lebih jauh, Dedi mengaitkan fenomena hajatan mewah dengan perubahan pola hidup masyarakat yang dinilai semakin konsumtif. Ia menilai banyak orang memaksakan standar acara di luar kapasitas ekonomi hanya demi mengikuti tren.

Baca Juga:  DPRD Jabar Anggap Tunjangan Rp71 Juta Tidak Cukup Beli Rumah

“Apa yang menjadi titik lemah kita hari ini? Dari sisi perilaku hidup, yaitu perilaku yang konsumeris,” ujarnya.

Ia bahkan mengaku kerap mengamati langsung kondisi tersebut saat menghadiri undangan pernikahan warga. Dari pengamatannya, banyak aspek acara yang dipaksakan, mulai dari konsep hingga konsumsi.

Baca Juga:  Erwin Sebut Job Fair Bantu Penurunan Pengangguran di Kota Bandung, Benarkah?

“Saya selalu melihat makanan yang dimakan itu tidak habis. Orang desa mengubah karakter dirinya ingin bergaya prasmanan kota,” ungkapnya.

Dedi juga menyoroti kecenderungan penggunaan jasa event organizer hingga konsep dekorasi yang dianggap tidak relevan dengan kondisi lingkungan setempat. Ia menilai hal itu justru menimbulkan ketidaknyamanan.

Baca Juga:  Mau Mudik ke Tasikmalaya? Lewat Jalur Ini Saja, Ada Pijat Gratis Bernuansa Pelaminan
Pages ( 2 of 3 ): 1 2 3