Disdik Jabar Angkat Bicara Terkait Aksi Unjuk Rasa di SMAN 4 Depok

Unjuk rasa warga Depok memprotes PPDB 2024 di wilayahnya
Unjuk rasa warga Depok memprotes PPDB 2024 di wilayahnya. (foto: istimewa)

JABARNEWS │ BANDUNG – Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah II Jawa Barat, Asep Sudarsono memberikan tanggapan terkait ratusan ibu-ibu yang menggelar aksi protes di depan SMAN 4 Depok.

Dalam aksinya, para ibu-ibu tersebut menganggap adanya kecurangan dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), terutama bagi siswa tidak mampu.

Baca Juga:  Muhammadiyah Kota Depok Siapkan 28 Lokasi Shalat Idul Fitri di 7 Kecamatan

Asep menyatakan bahwa tahun ini seluruh panitia PPDB 2024 telah menandatangani pakta integritas. Pakta ini berisi kesepakatan bahwa apabila ditemukan kecurangan, akan diberikan sanksi berupa pemberhentian dari jabatan.

Baca Juga:  Bisnis Praktis Guna Meningkatkan Produktivitas Masyarakat Selama Pandemi di Daerah Limo Depok

“Mulai dari panitia terbawah, operator kepala sekolah, KCD, hingga Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Pangdam 3 Siliwangi, Polda Jabar, Kajari Jawa Barat, dan Gubernur Jawa Barat, semua telah menandatangani pakta integritas. Jika terbukti curang, akan dikenakan sanksi pemberhentian dari jabatan,” ujarnya pada Kamis (27/6).

Baca Juga:  Walah! Mensos Tri Rismaharini Sebut Beras yang Terkubur di Depok Rusak Karena Hujan

Menurut Asep, dengan adanya pakta integritas ini, ia yakin bahwa tidak akan ada kecurangan dalam pelaksanaan PPDB.