Program tersebut melibatkan 83 petani yang tergabung dalam 10 kelompok tani dan satu brigade pangan.
Sementara itu, Sekretaris Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian Kementerian Pertanian Husnain menyebut PM-AAS merupakan sistem budidaya padi modern yang diadopsi dari Arkansas, Amerika Serikat.
Program ini dijadikan proyek percontohan nasional di 14 provinsi dengan target hasil panen mencapai 10 ton per hektare.
“Kita targetkan hasil panen bisa mencapai 10 ton per hektare. Kabupaten Indramayu memiliki luasan lahan sawah terbesar di Indonesia sehingga diharapkan dapat menjadi andalan pertanian nasional,” tandasnya. (Red)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





