Daerah

Jadi Provinsi Berkinerja Baik Turunkan Kemiskinan Ekstrem, Jabar Terima Dana Insentif Fiskal

×

Jadi Provinsi Berkinerja Baik Turunkan Kemiskinan Ekstrem, Jabar Terima Dana Insentif Fiskal

Sebarkan artikel ini
Penjabat Gubernur Bey Machmudin saat Rakor Penghapusan Kemiskinan Ekstrem di Auditorium Sekretariat Wakil Presiden Republik Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu (18/9/2024). (Foto: Istimewa).
Penjabat Gubernur Bey Machmudin saat Rakor Penghapusan Kemiskinan Ekstrem di Auditorium Sekretariat Wakil Presiden Republik Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu (18/9/2024). (Foto: Istimewa).

Menurutnya, selain pemanfaatan Data P3KE, sistem pensasaran yang berlaku nasional dan terintegrasi juga perlu terus dikembangkan agar berbagai data yang ada di kementerian/lembaga terhubung satu sama lain.

“Data (P3KE) ini telah digunakan lebih dari 26 kementerian/lembaga dan sudah lebih dari 93 persen pemerintah daerah memanfaatkan untuk basis data pensasaran program,” tutur Wapres.

Baca Juga:  Bey Machmudin Tetapkan UMK 2024 Kabupaten dan Kota, Lihat Rinciannya Disini

Sorotan lain, adalah konvergensi dan sinergi program percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem.

“Konvergensi dan sinergi ini tercermin dari upaya pemerintah yang terus memastikan agar rumah tangga miskin ekstrem menerima seluruh program yang ada, (termasuk) program perlindungan sosial, program pemberdayaan ekonomi masyarakat miskin, dan program peningkatan sarana dan prasarana permukiman,” ujarnya.

Baca Juga:  Ratusan Karyawan Sepatu BATA Purwakarta Tuntut Pesangon Usai Kena PHK, Ini Kata Bey Machmudin

Wapres juga mengingatkan pemda untuk memastikan efektivitas implementasi program, baik ketepatan sasaran, jumlah, maupun waktu penyaluran program dengan mengedepankan kelompok rentan, seperti lansia tunggal, penyandang disabilitas, pekerja migran dan kepala keluarga perempuan.

Baca Juga:  Dukung Jokowi Sejak 2014, Abdee Slank Diangkat Jadi Komisaris Telkom
Pages ( 3 of 4 ): 12 3 4