“Perbaikan dilakukan untuk memastikan jalur utama penghubung Bandung-Sukabumi dalam kondisi aman dan bebas lubang saat puncak pergerakan pemudik tahun 2026,” ujarnya.
Wilayah kerja PPK 2.1 Jawa Barat mencakup sejumlah jalur nasional di perbatasan Cianjur dengan Sukabumi, Bandung Barat, dan Bandung, terutama di wilayah selatan yang menjadi jalur penting distribusi dan mobilitas masyarakat.
Kerusakan jalan di sejumlah titik dipicu oleh faktor cuaca ekstrem, terutama curah hujan tinggi serta kendaraan bertonase berat yang melebihi kapasitas jalan. Meski demikian, pemerintah memastikan pengawasan dan perbaikan rutin terus dilakukan.
“Tingginya intensitas hujan serta kendaraan bertonase berat yang melebihi kapasitas melintas membuat jalan cepat rusak, namun kami memastikan pengawasan dan perbaikan rutin tetap dilakukan. Ketika ada jalan berlubang langsung ditambal,” tandasnya. (Red)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





