Daerah

Kasus Kekerasan Naik 14,7 Persen, Komnas Perempuan Soroti Maraknya Kekerasan Seksual Digital

×

Kasus Kekerasan Naik 14,7 Persen, Komnas Perempuan Soroti Maraknya Kekerasan Seksual Digital

Sebarkan artikel ini
Komnas Perempuan
Kegiatan Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan oleh Komnas Perempuan di Kota Bandung, Jumat (5/12/2025). (Foto: Rian/JabarNews).

“Masih banyak aparat penegak hukum dan masyarakat yang belum sepenuhnya memahami pentingnya penerapan UU TPKS. Di beberapa daerah, penanganan kasus masih merujuk pada KUHP lama,” ujarnya.

Komnas Perempuan pun terus mendorong agar UU TPKS dapat diterapkan secara penuh dan merata di seluruh wilayah Indonesia, agar korban memperoleh perlindungan hukum yang jelas dan berpihak.

Baca Juga:  Begini Langkah DP3A Kota Bandung dalam Mencegah Kekerasan Perempuan dan Anak

Dalam rangka penguatan kesadaran publik, Komnas Perempuan saat ini juga menggelar Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan di Bandung dan Jawa Barat hingga 7 Desember. Kampanye ini mengusung tema Gerak Bersama Kembalikan Ruang Aman, yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam upaya penghapusan kekerasan terhadap perempuan.

Baca Juga:  Ema Sumarna: Kekerasan Perempuan dan Anak di Kota Bandung Masih Tinggi

“Kekerasan terhadap perempuan tidak bisa dibebankan kepada satu pihak saja. Harus ada kerja bersama melalui kolaborasi pentahelix antara akademisi, dunia usaha, masyarakat sipil, pemerintah, media, dan aparat penegak hukum,” tegas Daden.

Baca Juga:  Kisah Pilu Korban KDRT di Klapanunggal: Dipukul, Dihina, hingga Diancam Sebar Video Vulgar

Komnas Perempuan juga menegaskan komitmennya untuk terus membersamai para korban, penyintas, serta keluarga agar tidak merasa sendirian dalam memperjuangkan keadilan.

Pages ( 2 of 3 ): 1 2 3