Daerah

Keren, Siswa-siswi SDN 230 Margahayu Raya Bandung Sulap Sampah Jadi Kerajinan Tangan

×

Keren, Siswa-siswi SDN 230 Margahayu Raya Bandung Sulap Sampah Jadi Kerajinan Tangan

Sebarkan artikel ini
Jajaran guru SDN 230 Margahayu Raya, Kota Bandung. (Foto: Istimewa).
Jajaran guru SDN 230 Margahayu Raya, Kota Bandung. (Foto: Istimewa).

“Sampai sekarang sampah yang dihasilkan dari sekolah ini terus berkurang sampai kurang dari 1 kg. Dan, kami pun tengah menuju ke Adiwiyata Kota Bandung,” katanya.

Disinggung terkait urgensi sampah sampai harus diperkenalkan sejak dini, Kokom pun menegaskan bahwa semua tahu jika makanan atau minuman sudah menggunakan bungkus. Maka, untuk mencegah supaya tak terlalu banyak sampah dan mencegah terjadinya bencana longsor serta rusaknya ekosistem laut. Maka, sedari TK sudah harus meminimalisasi sampah agar lebih sedikit.

Baca Juga:  Kota Bandung Punya Cara Baru Atasi Sampah! Teknologi Canggih Ini Mulai Jalan 21 Juni!

Sebanyak 500an siswa ikutserta dalam program P5 yang digelar sehari. Salahseorang siswi kelas 1C SDN 230 Margahayu Raya, Mikhayla Putri mengaku senang bisa ikut menampilkan tarian dengan mengenakan kostum daur ulang dari sampah serta bisa membuat kreativitas seni dari barang-barang bekas.

Baca Juga:  Barnas Adjidin Pastikan Penanganan Cepat Setelah Gempa Magnitudo 4.2 Guncang Garut

“Aku senang dengan acara ini. Ya ini (kostum) hasil dari sampah-sampah yang dikreasikan dibantu ibu. Aku juga membuat kerajinan ecobrick dari bahan sampah botol, busa, dan plastik. Enggak susah kok buatnya,” katanya.

Baca Juga:  Sadis! Demi Dapatkan Emas, Seorang Cucu Tega Bunuh Nenek di Dairi

Kemudian, Wali Kelas 1C SDN 230 Margahayu Raya, Fitria Mei mengaku kreativitas siswa hari ini merupakan pengimplementasian dari program P5 yang digulirkan pemerintah melalui kurikulum merdeka.

Pages ( 2 of 3 ): 1 2 3