Daerah

Kocak! Dedi Mulyadi Ontrog Pengunjuk Rasa Tambang, Klarifikasi Tak Makan 18 Hari

×

Kocak! Dedi Mulyadi Ontrog Pengunjuk Rasa Tambang, Klarifikasi Tak Makan 18 Hari

Sebarkan artikel ini
Dedi Mulyadi
Dedi Mulyadi. (Foto: Tempo).
Dedi Mulyadi
Dedi Mulyadi. (Foto: Tempo).

Dedi Mulyadi pun menegaskan bahwa kebijakan penutupan tambang ilegal dilakukan demi menjaga lingkungan. Ia mengungkapkan bahwa sejak menjabat sebagai Wakil Bupati hingga Bupati Purwakarta, ia selalu konsisten dalam menjaga kelestarian alam, sejalan dengan ajaran Siliwangi yang menekankan pentingnya merawat lingkungan.

Baca Juga:  Wakil Bupati Garut: Pembangunan Pantai Sayang Heulang Harus Diawasi!

Sebelumnya, seratusan pengunjuk rasa yang mengaku sebagai sopir truk berunjuk rasa di depan Gedung DPRD Subang, menuntut agar tambang ilegal yang ditutup dapat dibuka kembali.

Baca Juga:  Raperda KIP Ditolak Jurnalis Sukabumi

Salah satu yang ikut dalam aksi tersebut adalah Andri John, yang kemudian viral karena pernyataannya mengenai tidak makan selama 18 hari. Pernyataan itu pun mendapat respons dari Dedi Mulyadi yang menanggapi dengan tawa, mengingat tambang baru ditutup sepekan.

Baca Juga:  Duka Ledakan Amunisi di Garut, Dedi Mulyadi Tanggung Biaya Hidup dan Pendidikan Anak Korban

Dengan adanya pertemuan ini, Andri akhirnya mengklarifikasi pernyataannya dan menjelaskan alasan dirinya bergabung dalam aksi tersebut. (Red)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pages ( 3 of 3 ): 12 3