Daerah

Lindungi UMKM di Kota Bandung, DPRD Usulkan Sanksi Hukum Rentenir

×

Lindungi UMKM di Kota Bandung, DPRD Usulkan Sanksi Hukum Rentenir

Sebarkan artikel ini

JABARNEWS | BANDUNG – Panitia Khusus (Pansus) 7 DPRD Kota Bandung mengusulkan adanya sanksi hukum terhadap rentenir guna melindungi kalangan UMKM di Kota Bandung.

Hal ini mengemuka saat rapat kerja membahas Finalisasi Raperda tentang Kemudahan, Pemberdayaan, Pengembangan, Pengawasan dan Perlindungan Koperasi & Usaha Mikro, bersama Dinas Koperasi dan UMKM, Bag.Hukum, serta Tim Penyusun NA, di Ruang Rapat Komisi C DPRD Kota Bandung pada Selasa, (14/3/2023).

Baca Juga:  Kisah Pemisahan Tubuh Bayi Kembar Siam di RSHS Bandung: Ayesha dan Aleeya Akhinya Bisa Pulang

Rapat kerja kali ini dipimpin langsung oleh Ketua Pansus 7, Iwan Hermawan, S.E., Ak., hadir pula Anggota Pansus 7 Sandi Muharam, S.E.; Ferry Rismafury., S.H.; Agus Salim; Iman Lestariyono, S.Si.; Asep Sudrajat; drg. Maya Himawati, Sp.Ort.; H. Erwin, S.E.; dan Hj. Siti Nurjanah, S.S.

Baca Juga:  Cegah Perundungan Kembali Terulang, Ridwan Kamil Minta Guru Awasi Jam Kritis

Pansus 7 melanjutkan pembahasan finalisasi mengenai Raperda baru terkait tentang Kemudahan, Pemberdayaan, Pengembangan, Pengawasan dan Perlindungan Koperasi dan Usaha Mikro sebelumnya. Terdapat beberapa pasal dan ayat yang dikoreksi.

“Perda ini memberikan payung hukum untuk diberikan satgas rentenir. Teknisnya dikuatkan di Perwal. Yang dituntut di lapangan adalah perihal pelaksanaannya.” ujar Iwan.

Baca Juga:  Empat Mesin Pompa Air Mobil Damkar Rusak, Ini Kata Bupati Serdang Bedagai

Erwin menambahkan, diperlukan ketegasan berupa sanksi hukum bagi rentenir atau penyedia jasa keuangan nonformal yang menjerat masyarakat.

“Saya melihat acuan mereka belum jelas. Kalau enggak ada punishment pada pemberi pinjaman, enggak akan kapok. Harus ada sanksi hukum untuk pemberi bunga besar kepada masyarakat,” ujarnya. *(humpro dprd kota bandung)