Madu Lebah Trigona Menjanjikan, Prajurit TNI Ikut Terinspirasi

JABARNEWS | SUMEDANG – Budidaya Lebah Trigona sebagai penghasil madu lebah merupakan produk pangan berkualitas tinggi yang dapat membantu meningkatkan gizi dan penghasilan perekonomian.

Melalui fungsi polinasi, Lebah Trigona berperan sangat besar dalam meningkatkan produksi buah dan biji, serta menjaga kelangsungan hidup dan keragaman jenis tumbuhan.

Pada Lebah Trigona terdapat beberapa jenis kandungan, di antaranya lilin, royal jelly, profolist, tepung sari, dan terdapat racun lebah.

Budidaya Lebah Madu merupakan satu kegiatan usaha yang tidak memerlukan ketersediaan lahan yang luas, sehingga tidak menjadi pesaing bagi usaha pertanian pada umumnya.

Bahkan, berperan dalam optimalisasi sumber daya alam melalui pemanfaatan nectar dan serbuk sari, yakni dua produk tumbuhan yang sebagian besar akan terbuang sia-sia apabila tidak dimanfaatkan sebagai bahan pakan Lebah Trigona.

Baca Juga:  Belasan Remaja di Tasikmalaya Diamankan saat Hendak Berbuat Rusuh, Polisi Temukan Sajam Mengerikan

Dengan kata lain, budidaya Lebah Madu dapat memberikan nilai tambah terhadap tanaman. Makanan pokok lebah, yaitu serbuk sari dan nectar, yang merupakan larutan gula dari tanaman tersebut.

Melihat potensi itu, prajurit Yonif Raider 301/Prabu Kian Santang ikut tergerak untuk membudidayakan Lebah Madu. Budidaya tersebut sekaligus untuk membantu gizi dan perekonomian masyarakat, termasuk para prajurit dan keluarganya.

Iklim di Markas Yonif Raider 301/Prabu Kian Santang di Kabupaten Sumedang juga menjadi pertimbangan dalam budidaya Lebah Madu. Selain cocok untuk pertumbuhan Lebah Trigona, di markas juga tersedia kebutuhan air, dan tanaman untuk pakan lebah Trigona.

Baca Juga:  Pakar Sebut Etika Komunikasi Bisa Tunjang Keberhasilan Negoisasi

Di bawah binaan Mayor Inf Wahyu, budidaya Lebah Madu bukan hanya dilakukan di satuan, tetapi juga disosialisasikan kepada masyarakat sekitar.

Sosialisasi yang dilakukan termasuk tata cara memanen madu yang dihasilkan oleh Lebah Trigona Sp. Dalam bahasa lain, madu yang dihasilkan dikenal dengan Madu Kelulut atau Madu Kelanceng.

Masyarakat sekitar juga diberikan bimbingan dalam mengolah dan mengemas madu hingga siap dipasarkan. Tak pelak, Yonif Raider 301/Prabu Kian Santang pun mendapat apresiasi.

Baca Juga:  Berburu BPUM, Ratusan Ribu Pelaku UMKM di Karawang Rela Ngantri

Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana Hetty Andika Perkasa beserta rombongan dari Jakarta sempat melakukan kunjungan ke Markas Yonif Raider 301/Prabu Kian Santang. Turut mendampingi ialah Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto beserta isteri.

Menurut Nugrogo, kegiatan budidaya lebah madu sangat bermanfaat dalam meningkatkan gizi serta penghasilan perekonomian. Apalagi, di masa pandemi Covid-19 ini.

Pangdam berharap, hal tersebut dapat menginspirasi prajurit lainnya untuk membuat inovasi lain yang bermanfaat, baik bagi prajurit beserta keluarganya maupun bagi masyarakat sekitar.

Penulis: Yoyo W

Bagikan: