Daerah

Tragis! Ini Motif dan Kronologi Mahasiswi di Majalengka Aniaya Pacar Hingga Tewas

×

Tragis! Ini Motif dan Kronologi Mahasiswi di Majalengka Aniaya Pacar Hingga Tewas

Sebarkan artikel ini
kasus pembuhunan
Ilustrasi kasus pembuhunan. (Foto: iStockphoto).

Motif kekerasan dipicu setelah korban menyatakan keinginan untuk pulang ke rumah orang tuanya. Tersangka diduga tidak terima, lalu melakukan penganiayaan secara bertahap.

Parahnya, sebelum meninggal dunia, korban sempat dikurung selama tiga hari dalam kamar, dalam kondisi lemah dan tidak diperbolehkan keluar.

Baca Juga:  Empat Pelaku Penganiayaan Maling Motor di Karawang Serahkan Diri ke Polisi, Satu Orang Berstatus PNS

“Pelaku mengunci kamar dari luar setiap kali meninggalkan rumah. Korban hanya diberi makan, buang air menggunakan botol dan popok, agar tidak diketahui oleh orang tua pelaku,” jelas Ari.

Baca Juga:  Enam Tersangka Penganiayaan di Serdang Bedagai Ditangkap, Polisi Buru Otak Pelaku

Korban dinyatakan meninggal pada Sabtu (3/5). Menurut penyelidikan, tersangka sempat berusaha menutupi kejadian tersebut dengan meminta bantuan temannya membawa jenazah ke rumah sakit dan bahkan muncul niat untuk membuang jasad korban.

Baca Juga:  Tak Butuh Lama, Polisi Langsung Buru Empat Terduga Pelaku Pengeroyokan Ade Armando, Ini Daftarnya

Sebelum dibawa ke RSUD Majalengka, jenazah korban disimpan di dalam bagasi mobil. Pihak rumah sakit kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada polisi, yang langsung melakukan penyelidikan.

Pages ( 2 of 3 ): 1 2 3