JABARNEWS | JAKARTA – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi akhirnya angkat bicara menanggapi pernyataan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang mengajak daerah penyangga ikut menanggung subsidi layanan Transjabodetabek.
Baca Juga: TKD Turun Rp2,4 Triliun di APBD Jabar 2026, Dedi Mulyadi: Puasa Internal, Pesta Eksternal
Dedi Mulyadi menegaskan, pihaknya belum terpikir untuk berbagi beban subsidi bersama Pemprov DKI Jakarta.
Dedi menyebut saat ini pemerintah provinsi yang dipimpinnya masih mempertimbangkan tingkat urgensi layanan transportasi publik tersebut.
“Ya kalau transportasi publik dilihat urgensinya, kalau urgensinya itu adalah hal mendasar, kami tidak ada masalah,” ucap Dedi saat ditemui di Hotel Borobudur, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Selasa, 17 Juni 2025.





