Menurut Anton, pelaku juga menilai korban menjadi penghalang dirinya untuk bertemu dengan anaknya sendiri.
“Korban menurut keterangan pelaku turut campur masalah kehidupan keluarganya,” ujarnya.
Peristiwa berdarah itu terjadi pada Sabtu (9/5/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu pelaku mencari keberadaan korban hingga akhirnya keduanya bertemu di dalam mobil milik korban.
Pertemuan tersebut berubah menjadi percekcokan hebat yang berujung penusukan brutal di dalam kendaraan.
Polisi mengungkapkan pelaku telah membawa senjata tajam sebelum mendatangi korban. Fakta itu menjadi salah satu dasar kuat penyidik menetapkan pasal pembunuhan berencana.





