“Pelaku diduga menggunakan email yang mengatasnamakan PT Ultimate Noble Indonesia untuk meyakinkan para korban,” ujarnya.
Dalam aksinya, pelaku menawarkan pekerjaan di perusahaan tersebut dengan syarat korban menyerahkan sejumlah uang yang disebut sebagai biaya administrasi dan proses penerimaan kerja.
Polisi mencatat hingga saat ini terdapat empat korban yang melapor dengan total kerugian mencapai puluhan juta rupiah.
“Pembayaran dilakukan melalui rekening bank dan aplikasi dana atas nama Taufik Hidayat,” kata Amirudin.
Korban mulai curiga setelah menunggu lebih dari satu bulan tanpa kejelasan terkait proses penerimaan kerja yang dijanjikan pelaku.





