Polisi di Cianjur Buru Pemodal yang Sering Berangkatkan Pekerja Migran Secara Ilegal

PMI
Ilustrasi Pekerja Migran Indonesia (PMI). (Foto: AP Photo).

JABARNEWS | CIANJUR – Satuan Tugas Tindak Pidana Perdagangan Orang (Satgas TPPO) Kabupaten Cianjur memburu pemodal yang memberangkatkan pekerja migran Indonesia (PMI) secara ilegal.

Kapolres Cianjur AKBP Aszhari Kurniawan mengatakan bahwa sepanjang bulan Juni 2023, Satgas TPPO Cianjur berhasil mengungkap tiga kasus dengan menangkap tiga orang pelaku yang berperan sebagai sponsor dan 11 orang calon pekerja migran.

Baca Juga:  Jelang Pemilu 2024, KPK Ingatkan Warga di Bandung Soal Serang Fajar

“Sejak dibentuknya Satgas TPPO Kabupaten Cianjur berhasil mengungkap tiga kasus, sehingga pengembangan dari kasus tersebut terus dilakukan, termasuk sampai menangkap otak pelaku atau pemodal,” kata Aszhari di Cianjur, Jumat (16/6/2023).

Baca Juga:  Tak Terima Bansos, Ema Enur Warga Cianjur Hidup di Rutilahu Reyot

Dia menjelaskan bahwa proses penyelidikan lebih mendalam terus dilakukan Satgas TPPO Kabupaten Cianjur, salah satu tim dari Polres Cianjur, dengan target tidak hanya sponsor atau penyalur di daerah, namun sampai ke akarnya masih dalam proses pengejaran petugas.

Baca Juga:  Pasca Banjir dan Longsor, Polisi Kontrol Sampah dan Debit Air di Cimapag Cianjur

Selama ini, lanjut Aszhari, pihaknya menilai jaringan TPPO masuk dalam sindikat luar negeri, di mana otak pelaku atau pemodal yang merupakan warga negara Indonesia yang tinggal di luar negeri, termasuk di negara yang terlarang untuk pekerja migran.