Polisi Hentikan Pemeriksaan Tewasnya Pesilat Akibat Tenggelam di Sungai Cipelang Sukabumi, Ini Alasannya

Ilustrasi korban tenggelam si sungai Sukabumi
Ilustrasi korban tenggelam si sungai Sukabumi. (foto: ilustrasi)

JABARNEWS | SUKABUMI – Polsek Gunungguruh Sukabumi menghentikan pemeriksaan kasus tewasnya seorang pelajar SMP akibat tenggelam di Sungai Cipelang, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu (29/5/2022).

Kapolsek Gunungguruh Iptu Didin Waslidin mengatakan, pelajar tersebut tewas usai berlatih pencak silat bersama rekan-rekannya sebelum akhirnya tewas tenggelam. Selain itu tidak ditemukan unsur kesengajaan.

Baca Juga:  Video Geng Motor Acungkan Senjata Tajam saat Konvoi di Sukabumi Bikin Resah

“Dari hasil pemeriksaan terhadap guru pencak silat dari Perguruan Pencak Silat Cadas Raga berinisial DA, tidak ditemukan adanya unsur kesengajaan pada kasus meninggalnya Raitan (14) salah seorang pelajar yang terseret arus Sungai Cipelang,” kata Didin di Sukabumi, Senin (30/5/2022).

Baca Juga:  Polisi Ungkap Fakta Baru Kasus Pembunuhan di Bogor, Apa Itu?

Menurutnya, hasil pemeriksaan yang dilakukan Unit Reskrim Polsek Gunungguruh terhadap DA terkait peristiwa kecelakaan sungai yang mengakibatkan satu korban meninggal dunia murni musibah.

Baca Juga:  Demi Bisa Berenang Gratis, Anak-anak di Kabupaten Sukabumi Rela Antri Ikuti Vaksinasi

Kepada penyidik, DA mengaku bahwa kegiatan latihan pencak silat tersebut dilakukannya di tempat penggilingan padi.