Daerah

Polres Garut Bongkar Jaringan Sabu Antar Kota, Pelaku dapat Untung Rp2,5 Juta per 5 Gram

×

Polres Garut Bongkar Jaringan Sabu Antar Kota, Pelaku dapat Untung Rp2,5 Juta per 5 Gram

Sebarkan artikel ini
pengedar narkoba
Ilustrasi narkoba. (Foto: Jawa Pos).

JABARNEWS | GARUT – Polres Garut terus mengembangkan kasus peredaran narkotika jenis sabu yang melibatkan tiga tersangka. Upaya ini dilakukan untuk membongkar jaringan lebih luas, termasuk pemasok utama sabu ke wilayah Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Garut, AKP Usep Sudirman, mengungkapkan bahwa pihaknya intensif melakukan pengembangan terhadap asal-usul dan jaringan pelaku yang terlibat dalam distribusi sabu.

Baca Juga:  Sidak Minyak Goreng Bersama Kapolresta Bandung di Soreang, Kapolri Pastikan Stok Migor Aman

“Polisi juga terus melakukan pengembangan terhadap jaringan dan asal-usul narkotika yang diperoleh dari pelaku,” ujar AKP Usep Sudirman di Mapolres Garut, Rabu (21/5/2025).

Baca Juga:  Lima Rumah Warga di Desa Tanggulun Garut Hangus Terbakar, Rugi hingga Ratusan Juta

Dalam operasi terbaru, polisi berhasil mengamankan tiga tersangka berinisial TF (42), GW (38), dan RE (42). Ketiganya memiliki peran berbeda dalam jaringan tersebut. TF dan GW ditangkap lebih dulu di sekitar Jalan Soekarno-Hatta, Desa Gandamekar, Kecamatan Kadungora, saat membawa satu paket kecil sabu yang disembunyikan dalam bungkus rokok.

Baca Juga:  Dalam Sebulan, Polres Indramayu Ringkus 32 Tersangka Narkoba

Selain sabu, polisi juga menyita telepon seluler dan bukti percakapan WhatsApp yang mengarah pada pelaku utama berinisial RE.

Pages ( 1 of 2 ): 1 2