• Selasa, 28 September 2021

Panen Jelek Sebabkan Tunggakan PBB di Majalengka

- Rabu, 18 September 2019 | 17:26 WIB
Sejumlah Kepala Desa di Kecamatan Kasokandel dan Dawuan mengungkapkan kendala adanya tunggakan PBB ke Wabup Majalengka, Rabu (18/9/2019). (Foto: Rik/JabarNews)
Sejumlah Kepala Desa di Kecamatan Kasokandel dan Dawuan mengungkapkan kendala adanya tunggakan PBB ke Wabup Majalengka, Rabu (18/9/2019). (Foto: Rik/JabarNews)

JABARNEWS | MAJALENGKA - Panen jelek serta wajib pajak yang tinggal di luar wilayah menjadi salah satu penyebab terjadinya tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kecamatan Kasokandel dan Dawuan, Kabupaten Majalengka.

Hal itu diungkapkan sejumlah Kepala Desa kepada Wakil Bupati Majalengka, saat monitoring PBB yang dipusatkan di balai Desa Mandapa, Kecamatan Dawuan, Rabu (18/9/2019). 

"Kendalanya itu, mayoritas warga kan pekerjaannya petani. Sementara hasil panennya anjlok. Sehingga pamong desa kesulitan untuk menagih PBB," ujar sejumlah Kepala Desa.

Sebagian Kepala adesa lainnya, juga mengatakan persoalan mengenai wajib pajak yang tinggal di luar wilayah desanya. 

Sehingga ketika ditagih susah dan sulit dihubungi, karena kebanyakan SPPT saja yang ada di desa, orangnya tinggal di luar wilayah.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Majalengka, Tarsono D. Mardiyana mengatakan dari dua kecamatan yang dipantaunya, mayoritas desa baru membayar PBB yang sudah disetorkan ke Pemda mencapai 40 persen. 

"Tapi kita opitimis akhir Oktober 2019, setoran PBB mencapai 80 persen. Itu sudah komitmen dari para Kepala Desa," katanya. 

Wabup menjelaskan kendala dari semua desa nyaris sama terkait adanya tunggakan PBB. Yakni soal panen anjlok dan wajib pajak yang ā€ˇtinggal di luar wilayah desa itu. (Rik)

Editor: Administrator

Tags

Terkini

DPC PPP Purwakarta Bakal Gelar Muscab, Siapa Calonnya?

Senin, 27 September 2021 | 19:24 WIB
X