• Jumat, 22 Oktober 2021

Ratusan Massa Aksi Buruh Kembali Geruduk Gedung Sate

- Selasa, 27 Oktober 2020 | 15:41 WIB
Ratusan massa aksi buruh yang menolak UU Cipta Kerja (Ciptaker) Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (27/10/2020). (Foto: Rian/JabarNews)
Ratusan massa aksi buruh yang menolak UU Cipta Kerja (Ciptaker) Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (27/10/2020). (Foto: Rian/JabarNews)

JABARNEWS | BANDUNG - Ratusan massa aksi buruh yang menolak UU Cipta Kerja (Ciptaker) kembali menggeruduk Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (27/10/2020).

Berdasarkan pantauan Jabarnews.com, sebelumnya para buruh berkumpul di Monumen Perjuangan (Monju), massa aksi yang terdiri dari tiga belas elemen buruh se-Jawa Barat melanjutkan aksinya di depan Gedung Sate.

Ketiga belas elemen buruh tersebut yakni, KSPSI, FSP TSK SPSI, SBSI 92, FSPMI, FSP LEM SPSI, SPN, FSP KEP SPSI, GASPERMINDO, FSP RTMM SPSI, GOBSI, KASBI, FSPPI, FSP KEP KSPI.

Para buruh menuntut kenaikan Upah Minimum Kota/ Kabupaten (UMK) delapan persen di tahun 2021 serta menolak UU Ciptaker.

Terdengar salah satu orator dari massa aksi yang meneriakkan bahwa aksi unras ini sebagai bentuk protes dari buruh terhadap UU Ciptaker dan kondisi ekonomi yang semakin memburuk. Tak hanya itu, dia juga meminta kenaikan upah sebesar 8 persen

"Buruh walau sering demo bukanlah manusia-manusia yang tidak punya perasaan. Mereka tahu betul, kondisi perekonomian nasional saat ini," ucapnya.

"Itu makanya kami minta kenaikan upah tidak besar, hanya minta delapan persen saja, karena kami tahu kondisi perekonomian negara saat ini,” tambahnya. (Rnu)

Editor: Iqbal Safana

Tags

Terkini

X