• Kamis, 2 Desember 2021

Pasca Bentrokan Pendukung Sultan, Situasi Keraton Kasepuhan Mulai Kondusif

- Kamis, 26 Agustus 2021 | 15:45 WIB
Kondisi Keraton Kasepuhan Mulai Kondusif, Sultan Aloeda II Cek Kerusakan Akibat Tawuran. (Foto : Abdul Rohman / Jabarnews)
Kondisi Keraton Kasepuhan Mulai Kondusif, Sultan Aloeda II Cek Kerusakan Akibat Tawuran. (Foto : Abdul Rohman / Jabarnews)

JABARNEWS I CIREBON - Pasca bentrok antar dua kelompok pendukung Sultan, suasana Keraton Kasepuhan Kota Cirebon, berangsur kondusif. Dan aktivitas wisata kembali dibuka setelah ditutup saat terjadi bentrok.

Aktivitas wisata pada pagi tadi sudah kembali dibuka, setelah ditutup sementara, karena terjadi bentrok. Sementara di lokasi tampak sejumlah petugas Kepolisian masih disiagakan guna mengantisipasi terjadi bentrok susulan.

Pantauan di lokasi, sejumlah petugas kepolisian bersama pihak Keraton Kasepuhan melakukan pengecekan, mengidentifikasi kerusakan yang diakibatkan tawuran yang terjadi pada rabu kemarin.

"Sejauh ini, kerusakan hanya terjadi pada bagian atap bangunan di sejumlah titik. Tidak ada kerusakan yang cukup parah, "kata. Sultan Aloeda dua Keraton Kasepuhan Cirebon, Kamis (26/08/2021).

Ia memastikan, sejauh ini situasi di Keraton Kasepuhan sudah mulai kondusif dan steril dari dua pendukung yang sebelumnya berkerumun di area barat dan timur keraton.

"Saya pastikan, para pendukung yang kemarin bentrok sudah mulai kondusif, dan tidak ada yang berkerumun di area Keraton, " katanya.

Ia juga berharap, polemik yang berkepanjangan hingga terjadi bentrokan ini. Bisa selesai secara baik-baik dan damai. Pihaknya juga menantang Sultan Luqman Zulkaedin dan keluarganya untuk tes DNA untuk memastikan penerus sah Keraton Kasepuhan.

"Kami harap, perselisihan ini bisa diselesaikan dengan baik, dan Sultan Luqman Zulkaedin bersedia untuk dites DNA, " katanya. 

Diberitakan sebelumnya, keributan sehingga terjadi bentrokan fisik pada Rabu kemarin. Situasi mulai memanas sejak Sultan Aloeda dua menggelar prosesi pengangkatan perangkat Kabinet Keraton Kasepuhan, hingga akhirnya tawuran dua kelompok pendukung Sultan pecah dalam area keraton. (Arn)

Editor: Iqbal Safana

Tags

Terkini

X