• Kamis, 2 Desember 2021

Buntut Bentrokan Ormas Pemuda Pancasila dan BPPKB Banten, Polres Cianjur Tangkap 4 Tersangka

- Senin, 27 September 2021 | 21:30 WIB
Bentrokan antara ormas Pemuda Pancasila (PP) dan Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar (BPPKB) Banten di perbatasan Cianjur - Sukabumi, Jawa Barat. (Tangkapan layar video viral di media sosial.)
Bentrokan antara ormas Pemuda Pancasila (PP) dan Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar (BPPKB) Banten di perbatasan Cianjur - Sukabumi, Jawa Barat. (Tangkapan layar video viral di media sosial.)

JABARNEWS | CIANJUR – Polisi mulai mengungkap fakta di balik kematian anggota ormas Pemuda Pancasila yang terlibat bentrokan di perbatasan Cianjur - Sukabumi, Jawa Barat.

Bentrokan itu terjadi antara ormas PP dengan Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar (BPPKB) Banten pada Minggu (26/9/2021).

Dari hasil penyelidikan, polisi telah menangkap empat pelaku yang menyebabkan tewasnya anggota ormas Pemuda Pancasila.

Baca Juga: Tiga Masalah Mata Ini Ternyata Sering Terjadi Pada Usia 40 Tahun

Kasatreskrim Polres Cianjur AKP Anton mengatakan, keempat tersangka itu merupakan anggota BPPKB Banten.

Mereka, kata Anton, ditangkap beberapa jam usai kejadian bentrokan ormas antara Pemuda Pancasila dengan BPPKB Banten di perbatasan Cianjur - Sukabumi, Jawa Barat.

"Tidak menunggu lama, setelah mendapat keterangan saksi, kami langsung meringkus empat orang pelaku. Keempat orang itu anggota BPPKB," katanya, Senin (27/9/2021).

Baca Juga: Edukasi Ceria Protokol Kesehatan, Badut Tasikmalaya Beraksi di PTM Terbatas

Tersangka, terang dia, terbukti menganiaya korban. Mulai dari mengeroyok hingga membacok korban dengan memakai senjata tajam sehingga meninggal dunia. 

Korban anggota Pemuda Pancasila pun tewas dengan banyak luka tusuk di sekujur tubuhnya. Meski sudah mengamankan empat tersangka, polisi masih memburu pelaku lain.

Menurut Anton, masih ada pelaku lain yang ikut terlibat dalam bentrokan ormas dan sempat mengeroyok korban.

Baca Juga: Tiga Tips Belanja Keperluan Rumah Tangga Efektif Dan Tidak Boros

"Masih ada pelaku lain, anggota kami masih mengejar mereka," ujar Kasatreskrim Polres Cianjur.

Selain menangkap empat tersangka, polisi juga menahan lima orang lain. Namun  kelima orang itu masih berstatus saksi.

"Lima orang yang ditahan sebagai saksi, dua dari BPPKB dan tiga orang dari Pemuda Pancasila," katanya.

Baca Juga: Kapolres Purwakarta Komandoi Beri Bantuan Korban Bencana Longsor Cilulumpang

Sebelumnya, Polres Cianjur menyita barang bukti senjata tajam yang digunakan puluhan anggota dari dua ormas yang terlibat bentrokan di perbatasan Cianjur - Sukabumi, tepatnya di Kecamatan Gekbrong, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Kepala Polres Cianjur AKBP Doni Hermawan mengatakan, bentrokan yang terjadi antara BPPKB Banten dan Pemuda Pancasila itu merupakan buntut dari peristiwa di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Markas BPPKB Banten di Desa Gebrong, Kecamatan Gekbrong, kemudian dibakar ormas lain, sehingga memicu bentrokan. (Red)

Halaman:

Editor: Yoyo W

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X