Daerah

17.430 Pengaduan Ditangani, Farhan: Satgas Anti Rentenir Bandung Kembangkan Kampung Bebas Rentenir

×

17.430 Pengaduan Ditangani, Farhan: Satgas Anti Rentenir Bandung Kembangkan Kampung Bebas Rentenir

Sebarkan artikel ini
Farhan
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan. (Foto: Istimewa).

“KBR bukan hanya tempat tinggal bebas rentenir, tapi juga ruang edukasi, informasi, pemberdayaan ekonomi, bahkan potensi wisata lokal,” kata Farhan.

Setiap titik KBR mendampingi minimal 40 warga binaan, baik yang pernah terjerat rentenir maupun yang rentan. Mereka didampingi untuk meningkatkan literasi keuangan dan akses terhadap skema produktif, termasuk bantuan sosial berbasis NIK melalui Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Baca Juga:  Jelang Nataru, Sejumlah Villa di Cihanjawar Purwakarta mulai Banyak Dipesan Wisatawan

Dalam pengembangannya, KBR mengadopsi model hexahelix, melibatkan pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, media, dan lembaga keuangan. Mitra kolaborasi mencakup Unisba, UPI, Baznas, LPM, OJK, bahkan institusi keagamaan seperti Gereja dan TPA Qurataayun.

Baca Juga:  Keluarga Ridwan Kamil Apresiasi Media yang Kedepankan Jurnalisme Humanis dan Empatik dalam Pemberitaan Eril

“Kami ingin semua kelompok rentan ini terdata dan terakses secara sistemik. Ini bukan hanya program, tapi gerakan kolektif,” tegas Farhan.

Baca Juga:  Resmi Umumkan Nama Masjid Al Mumtadz, Ridwan Kamil: Untuk Menandai Tempat Almarhum Eril

Dua lokasi awal KBR, yaitu Ujungberung dan Sukajadi, kini menjadi tolok ukur untuk pengembangan di kecamatan lain. Pemerintah juga menjadikan Musrenbang sebagai ruang strategis untuk menyerap aspirasi dan mengarahkan program ke wilayah-wilayah yang rentan.

Pages ( 2 of 3 ): 1 2 3