
“Kita langsung membersihkan jalan agar jalan tersebut tidak licin,” katanya.
Selain itu, sambungnya, dari sisi kenapa longsor itu terjadi. Ia mengatakan, bahwa Desa Sirnajaya masuk dalam zona dari kebencanaan level tinggi.
Baca Juga: Korban Keracunan Sate Jebred di Garut dan Tasikamala Tembus 39 Orang, Dua Meninggal Dunia
Karena menurutnya, kondisi tanah yang gembur, sehingga sering terjadi tanah longsor di wilayah tebing.
Sedangkan untuk tingkat kerawanan bencana, Kecamatan Karangjaya juga sangat tinggi dan masuk ke zona merah.⁸
“Akan tetapi, tidak semua wilayah Karangjaya yang masuk ke dalam zona tersebut,” pungkasnya.***





