Ternyata Ini Biang Kerok Penyebab Harga Sembako di Karawang Naik

Pedagang sayuran di Pasar rebo Purwakarta. (Foto: Gin/Jabarnews)

JABARNEWS | KARAWANG – Harga komoditas telur ayam, daging ayam, cabai dan bawang bombai di Pasar Tradisional Kabupaten Karawang mengalami kenaikan. Kenaikan komoditas pangan ini disebabkan oleh sejumlah faktor dari stok hingga pengaruh cuaca.

Baca Juga:  Ridwan Kamil Harap Pasar Tradisional Pasalaran dan Kuwe Cirebon Bisa Dongkrak Ekonomi Masyarakat

Hal ini dikatakan oleh Subkoordinator Perdagangan dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Karawang. Wahyu. Dia menerangkan, banyak faktor yang menjadi penyebab harga komoditas pangan ini mengalami kenaikan.

Mulai dari imbas hari besar keagamaan nasional, kebutuhan masyarakat, ketersediaan barang, faktor cuaca, rantai distribusi hingga kemungkinan lain seperti penimbunan dan pembusukan.

Baca Juga:  Luka Parah, Yuki Pas Band Dirujuk Ke RS Halmahera Bandung

“Sesuai hukum pasar, apabila barang sedikit permintaan masyarakat banyak, maka harga bisa melonjak tajam. Sebaliknya, apabila masyarakat kurang membutuhkan, otomatis akan terjadi penurunan harga yang signifikan,” kataya, Jumat (19/5/2023).

Baca Juga:  Kota Cirebon Gelontorkan Rp3 Miliar untuk Masyarakat yang Terdampak Penyesuaian BBM

Dia menyebutkan, kenaikan sejumlah komoditas bahan pokok ini berkisar dari Rp5 ribu hingga Rp 12 ribu per kilogramnya.