“Terus terang saja untuk mewujudkan itu, karena Pemda Provinsi Jawa Barat mengalami kehilangan fiskal hampir Rp3 triliun, saya jujur aja tahun ini saya mengajukan pinjaman Rp2 triliun,” kata Dedi.
Baca Juga: DPRD Jabar Soroti Semrawutnya Pengelolaan Sampah di Karawang: Sumber Penyakit dan Banjir!
Ia menegaskan bahwa skema pinjaman tersebut dirancang agar tidak menjadi beban jangka panjang bagi daerah. Pemerintah menargetkan cicilan pinjaman dapat diselesaikan pada 2030 melalui skema kredit sindikasi antara PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) dan Bank BJB.
“Tetapi hanya berlaku selama saya memimpin untuk menyelesaikan pembangunan infrastruktur-infrastruktur yang besar. Itu cicilannya sampai 2030. Selama saya memimpin, jadi tidak boleh lebih,” kata Dedi. (Red)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





