Nasional

2045, Jabodetabek – Bandung Jadi Megapolitan Terbesar Di Dunia

×

2045, Jabodetabek – Bandung Jadi Megapolitan Terbesar Di Dunia

Sebarkan artikel ini

JABARNEWS | KAB. BOGOR – Wilayah Megapolitan Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi (Jabodetabek) dan Megapolitan Bandung diprediksi akan menyatu pada 2045. Dua megapolitan ini akan menjadi megapolitan terbesar di dunia mengalahkan Tokyo.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, Bambang Brodjonegoro, mengatakan, perkembangan wilayah megapolitan Jabodetabek lebih pesat ke arah timur, mencapai Cikarang, Kabupaten Bekasi dan Karawang.

Selain itu, Megapolitan Jabodetabek juga mengarah ke selatan seperti Puncak, Kabupaten Bogor dan Cianjur.

Baca Juga:  Dasco Sebut Jabatan Utusan Khusus Presiden Tidak Harus Diisi, Ini Alasannya

“Namun, potensinya lebih pesat ke arah timur menuju wilayah Megapolitan Bandung. Perkembangan ke arah timurt, dipicu oleh pembangunan Pelabuhan Patimban di Kabupaten Subang dan Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati di Majalengka,” kata Bambang, seusai mengisi materi Institut Pertanian Bogor Internasional Convention Center. dikutip Pikiran Rakyat, Sabtu (1/9/2018).

Baca Juga:  Corona Menggila, Tempat Isolasi Postif Covid-19 di Bekasi Penuh

Diungkapkannya, wilayah Megapolitan Bandung sendiri juga tengah berkembang ke arah utara dan barat.

“Lama-lama akan ada pertemuan keduanya (Megapolitan Jabodetabek dan Bandung) yang mungkin terjadi pada 2045,” ujarnya.

Menurut dia, menyusul berkembangnya dua megapolitan itu, pemerintah daerah di antara dua megapolitan ini harus menyiapkan infrastruktur penunjang. Keberadaan infrastruktur seperti jalan raya itu untuk memastikan kelancaran konektivitas kedua megapolitan.

Baca Juga:  Ada Apa Wabup Purwakarta Telusuri Wilayah Munjul dan Citalang?

“Sistem transportasi darat antara kedua wilayah megapolitan saat ini belum lancar dan memadai. Namun, perjalanan juga terlalu pendek ditempuh menggunakan jalur udara. Salah satu usulannya ialah membangun moda transportasi massa yang lebih efektif dan efisien,” terangnya. (Des)

Jabarnews | Berita Jawa Barat

Tinggalkan Balasan