Nasional

Penting, Baca Ini Dulu Sebelum Beli Hand Sanitizer

×

Penting, Baca Ini Dulu Sebelum Beli Hand Sanitizer

Sebarkan artikel ini

JABARNEWS | BANDUNG – Hand sanitizer atau cairan pembersih tangan membantu Anda terhindar dari penularan virus saat bepergian. Tapi sebelum menggunakannya, sebaiknya perhatikan kandungan di dalamnya.

Badan Pengawas Obat dan Makanan setempat (FDA) Amerika Serikat menemukan ada perusahaan yang mulai memproduksi cairan pembersih tangan menggunakan bahan-bahan yang dapat membahayakan.

Pada awal Juli, seperti dilansir Medical Daily belum lama ini, ada informasi hand sanitizer yang mengandung metanol (alkohol kayu) yang bisa diserap kulit. Metanol dapat menyebabkan iritasi kulit tetapi karena diserap ke dalam tubuh, dapat juga menyebabkan efek lain, seperti gangguan penglihatan. Jika tertelan, zat ini bisa menyebabkan kebutaan, bahkan kematian.

Baca Juga:  Dahnil: Pemerintah Mending Sosialisasi Toleransi Beragama

Selain zat ini, ada juga produk yang menggunakan 1-propanol, di Meksiko misalnya. Jika tertelan, produk berbahan ini bisa menyebabkan gangguan sistem saraf pusat (SSP), yang berujung kematian. Gejala paparan 1-propanol dapat berupa kebingungan, penurunan kesadaran, serta denyut nadi dan pernapasan yang melambat.

Baca Juga:  Sandiaga Uno Komentari Wacana Duet Prabowo-Cak Imin di Pilpres 2024: Dinamika Politik Terus Bergerak

Alasan lain membaca label kemasan sebelum membeli hand sanitizer untuk memastikan cairan ini memiliki persentase etil alkohol yang tepat agar efektif digunakan.

Pada akhir Juli lalu, FDA mengeluarkan peringatan tentang cairan pembersih tangan yang tidak mengandung cukup etil alkohol (juga disebut etanol) atau alkohol isopropil.

Baca Juga:  Fantastis! Petani Milenial Dapat Kucuran Dana KUR Rp1,1 Triliun

Cairan pembersih tangan harus mengandung setidaknya 60 persen etanol atau alkohol antara 60–95 persen untuk bisa membunuh kuman.

Kemudian, saat pembersih tangan mungkin sulit ditemukan di toko, beberapa orang memilih untuk mencoba membuatnya di rumah. FDA tidak merekomendasikan cara ini karena jika pembersih tidak dibuat dengan benar, bisa mengakibatkan tidak cukup kuat atau mungkin terlalu kuat dan menyebabkan luka bakar pada kulit. (Red)

Tinggalkan Balasan